36 1 - Swedia Hukum 1 Warga Negaranya Sebagai Mata-mata Rusia

Swedia Hukum 1 Warga Negaranya Sebagai Mata-mata Rusia

Swedia Hukum 1 Warga Negaranya Sebagai Mata-mata Rusia – Spionase ( espionnage) adalah suatu praktik pengintaian, memata-matai untuk mengumpulkan informasi mengenai sebuah organisasi atau lembaga yang dianggap rahasia tanpa mendapatkan izin dari pemilik yang sah dari informasi tersebut. Yang membedakan spionase dengan bentuk pengumpulan informasi intelijen lainnya adalah bahwa spionase bisa mengumpulkan informasi dengan mengakses tempat di mana informasi tersebut disimpan.

Atau orang yang mengetahui mengenai informasi tersebut dan akan membocorkannya melalui berbagai dalih. Pihak persekutor di Swedia resmi menjatuhkan hukuman kepada seorang tenaga ahli teknologi sebagai mata-mata Rusia. Seorang warga Swedia tersebut di sebut telah memberikan informasi penting kepada diplomat Rusia selama beberapa tahun lamanya.

Sebelumnya negara tetangga Swedia, Denmark juga sudah menangkap seorang warga negara Rusia yang tinggal di negaranya atas kasus spionase. WN Rusia tersebut di Tuding telah membocorkan data idn poker deposit pulsa 10rb mengenai teknologi energi.

1. Terduga sudah ditahan sejak 2019

Pada Senin (22/02) otoritas Swedia telah menjatuhkan hukuman pada seorang mantan pekerja industri teknologi terkait dengan mata-mata intelijen Rusia. Seorang pria berusia 47 tahun yang tidak di sebutkan identitasnya tersebut bekerja sebagai konsultan untuk perusahaan Volvo di Gothenburg dan Scania di Sodertalje.

Terdakwa sebelumnya sudah di tahan sejak Februari 2019 saat di ketahui bertemu dengan petugas intelijen Rusia yang menyamar menjadi diplomat di pusat kota Stockholm. Bahkan pihak Pelayanan Keamanan Swedia mengatakan jika terdakwa sudah memberikan informasi kepada Rusia selama beberapa tahun, di lansir dari Bloomberg.

2. Mendapatkan uang ribuan dolar AS dari Rusia

Melansir dari City News, Pria yang di sebut sebagai mata-mata tersebut secara ilegal melakukan transfer dokumen dari komputer kerja ke komputer pribadinya menggunakan penyimpanan USB. Sementara untuk menyembunyikan aktivitasnya yang tercatat dalam sistem IT, ia juga memotret materi dari layar komputer kerjanya.

Menurut persekutor Mats Ljungqvist menyebutkan jika terdakwa mendapatkan uang sebesar 27.800 krona atau sebesar 3.355 dolar AS ketika di tangkap dua tahun lalu. Pihak terdakwa akan di kenakan hukuman maksimal untuk spionase yakni hukuman penjara enam tahun lamanya.

3. Adanya pengusiran diplomat Rusia di Swedia, Jerman dan Polandia

Mengutip dari Al Jazeera, menurut Kepala Agensi Keamanan Swedia unit spionase, Daniel Stenling mengatakan jika serangan dari negara lain tengah meluas dan menajam belakangan ini di Swedia. Ia juga menegaskan apabila,

“Mereka tidak hanya membidik kepentingan ekonomi dan fundamental kebebasan hingga hak kita. Bahkan setahun belakangan ini kita sudah menginvestigasi antara percobaan pembunuhan dan aktivitas intelijen ilegal dan juga spionase”

Insiden tersebut juga datang bertepatan setelah Jerman, Polandia dan Swedia mengusir diplomat Rusia di masing-masing negara. Pengusiran tersebut sebagai balasan usai Moskow mengusir diplomat asal Jerman, Polandia dan Swedia.

Belakangan ini hubungan antara Uni Eropa dan Rusia tengah memburuk terkait penangkapan dan penahanan pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny beberapa waktu lalu. Bahkan hal tersebut menyulut demonstrasi besar di seluruh negeri selama beberapa hari lamanya.