Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga – Makin maraknya kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di Pringsewu, terus diberantas jajaran aparat kepolisian. Kali ini Polsek Sukoharjo telah menangkap pelaku Curanmor Anas Bin Malik (22) warga Desa Mojokerto, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah.

Selain Anas, Polsek Sukoharjo yang di-back up Tekab 308 Polres Tanggamus juga memburu seorang rekannya bernama Anton Wahyudi (38) juga warga Padang Ratu. Tersangka masuk kategori  pencurian dengan pemberatan (Curat) spesalis sepeda motor di wilayah hukum Polsek Sukoharjo.

Pelaku tidak mengenal tempat, sebab laporan terakhir korbannya Mei Yudi (28) warga Pekon Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo, ia kehilangan motor saat melaksanakan sholat magrib di Al-Hidayah Pekon setempat.

Bahkan dalam penggerebekan di Lampung Tengah, petugas berhasil mengamankan 1 HP Vivo V7, 3 unit sepeda motor jenis Matic hasil Curanmor, 1 Kunci Leter T, beberapa bekas swit kontak motor, plat nomor dan spion yang diduga dari kendaraan yang dicuri, spion sepeda motor yang diduga dari kendaraan yang di curi serta 1 body sepeda motor jenis honda revo.

Polsek Sukoharjo bergerak cepat

Atas laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil Daftar Sbobet88 mengidentifikasi pelaku berada di Padang Ratu Lampung Tengah. Saat tim bergerak akhirnya berhasil menangkap Anas dan mengamankan handphone korban dan 3 unit sepeda motor.

Berdasarkan pengakuan Anas, petugas kembali begerak ke rumah Anton Wahyudi, sayangnya dia tidak berada di rumah, namun petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diduga hasil kejahatan.

“Tersangka Anas berhasil ditangkap saat berada di rumahnya, namun rekannya, Anton tidak ditemukan di rumahnya,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Menurut Iptu Deddy Wahyudi, saat ini tersangka dan barang bukti tersebut diamankan di Polsek Sukoharjo guna proses penyidikan lebih lanjut, sementara terhadap rekannya masih dalam pengejaran.

Dalam pengakuannya dihadapan penyidik, Anas menerangkan ia bersama rekannya Anton mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor di wilkum Polsek Sukoharjo.

“Sudah beberapa kali, namun tempatnya saya kurang paham. Yang terakhir itu di halaman masjid, motor ada handphone nya,” ucap tersangka di Mapolsek setempat.

“Atas perbuatannya, tersangka Anas dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.