Jenis Investasi yang Cocok dengan Modal Minim

Jenis Investasi yang Cocok dengan Modal Minim

Jenis Investasi yang Cocok dengan Modal Minim – Istilah investasi memang sudah tidak asing lagi di dunia ekonomi. Terlebih lagi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat sistem ekonomi semakin meningkat. Investasi terbagai menjadi berbagai macam jenis dengan investasi modal minimdan terjangkau. Saat ini terdapat beberapa investasi syariah yang dapat anda gunakan. Investasi tersebut mempunyai manfaat dan fungsi yang berbeda-beda.

Investasi harus dilakukan sejak dini karena jika ditunda, waktu yang kamu butuhkan untuk meraih keuntungan pun akan semakin lama. Banyak anak muda atau millennial yang masih penuh pertimbangan untuk mulai berinvestasi.

Salah satu hal yang paling ditakutkan dalam berinvestasi ialah ketika harus mengeluarkan modal yang banyak. Padahal, sebenarnya ada beberapa instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan kamu karena modalnya yang cukup terjangkau.

Investasi mempunyai banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh anda dan nasabah lainya. Dari segi sistem, investasi sangat berbeda dengan menabung atau sebagainya. Karena tujuan yang dari investasi adalah untuk menjamin masa depan anda khususnya ketika masuk masa tua. Selagi masih muda, anda perlu melakukan investasi untuk masa depan yang cerah dan terarah.

Emas

Saat ini harga logam mulia emas masih di banderol di bawah Rp1 juta per gramnya. Kamu bisa mencicil emas untuk mendapat ukuran emas yang lebih besar ke depannya.

Logam mulia yang satu ini gak hanya minim risiko saja, melainkan juga nilainya cenderung stabil dan bersifat likuid alias mudah dicairkan. Selain itu, proses pembelian emas sangat mudah misalnya melalui PT Antam dan Pegadaian.

Ekonom Indeh Bhima Yudhistira beberapa waktu lalu mengatakan emas sering kali dikatakan safe haven karena harganya relatif terus naik di atas inflasi. Ini karena hukum penawaran permintaan.

Saham

Jika kamu memiliki modal di bawah Rp1 juta, kamu juga bisa berinvestasi di saham. Dalam berinvestasi di saham, kamu harus membeli minimal 1 lot alias 100 lembar saham.

Sebagai contoh, harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI sebesar Rp3.130 per saham pada Rabu, artinya jika kamu membeli 1 lot, kamu harus mengeluarkan uang Rp313.000. Nantinya, jika kamu memiliki uang yang lebih banyak, kamu bisa membeli saham-saham lainnya atau menambah jumlah lot saham kamu saat ini.

Ada beberapa macam keuntungan yang bisa kamu dapat ketika berinvestasi di saham. Salah satunya berupa dividen atau pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

Tetapi kamu harus ingat bahwa, investasi saham merupakan investasi yang paling tinggi risikonya.

Deposito

Sejatinya, deposito sama seperti menabung. Bedanya, uang simpanan tersebut hanya bisa ditarik dalam jangka waktu tertentu. Pilihannya mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Dana di deposito bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu atau diperpanjang secara otomatis atau Automatic Roll Over (ARO). Nasabah juga dapat menentukan, mau deposito dalam mata uang rupiah atau asing.

Pada umumnya, perbankan memasang tingkat bunga deposito (yield) yang jauh lebih tinggi dibanding tabungan, walaupun masih ada yang di bawah tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia.