Jenis Biaya yang Terdapat di Investasi Emas

Jenis Biaya yang Terdapat di Investasi Emas

Jenis Biaya yang Terdapat di Investasi Emas – Entah hasilnya turun atau naik tapi selama pandemi COVID-19 emas justru menjadi trending. Kenaikan harga yang cukup signifikan menjadi kebahagiaan dan penyesalan bagi segelintir orang. Iya, bahagia melihat harga emasnya yang hampir menyentuh angka Rp 1.000.000 per gram sebelum kemudian turun lagi dan penyesalan bagi mereka yang tidak membeli atau menunda membeli emas di saat harga sedang normal-normalnya.

Santai segala hal yang terjadi yang baik maupun buruk pasti ada hikmah yang bisa disyukuri,lebih baik kita belajar lebih baik lagi supaya di kesempatan berikutnya kita berada di pihak yang bahagia, tidak menyesal lagi, nah salah satunya dengan mempelajari jenis-jenis biaya yang terdapat di dalam berinvestasi emas.

Seperti yang diketahui pada umumnya, biaya dalam berinvestasi emas biasanya berupa selisih harga jual-beli atau yang biasa disebut spread, nah ternyata ada segudang biaya-
biaya lainnya yang perlu kita perhatikan sebelum berinvestasi emas, guna mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Nah mari kita simak berikut adalah 8 jenis biaya dalam berinvestasi emas , apapun bentuk emas tersebut baik fisik maupun digital, dan segala jenisnya,baik emas perhiasan, emas batang, tabungan emas , maupun emas trading.

Fee

Ini adalah jenis biaya yang berbeda dengan spread, tapi ini adalah jenis biaya yang ada ketika kita melakukan transaksi,nah biaya ini semacam biaya jasanya, biasanya terdapat pada emas trading, jadi contoh semisal kita membeli emas tersebut dengan mengambil spread seperti contoh di atas Rp 200.000,- maka ada biaya tambahan sebagai jasa jual
beli, besarnya tergantung tempat/badan usaha yang menaungi hal tersebut.

Spread

Yes! Ini adalah biaya paling umum yang biasa ditemukan dalam berinvestasi emas, selisih harga emas yang kita beli dan jual pada saat harga terkini,nah spread adalah biaya umum yang wajib diperhatikan karena berapa persen keuntungan yang kita dapat ditentukan dari sini.

Contohnya semisal kita membeli emas batang dengan berat 1gr pada bulan November 2019 yang saat itu harganya adalah sekitar Rp 700.000,- nah saat ini emas batang tersebut berharga hampir Rp.1.000.000,- per 1 gram nya, selisih sebesar Rp 200.000,- sekian itu disebut spread.jadi artinya kita memiliki keuntungan Rp 200.000,- sekian.

Pajak

Iya, ketika kita membeli emas fisik atau tabungan emas yang diubah menjadi fisik,biasanya kita akan dikenakan pajak PPh 22, sebesar 0,45% bagi mereka yang telah N.P.W.P dan sebesar 0,9% bagi mereka yang belum memiliki N.P.W.P.

Lho kenapa dikenakan pajak?,jadi begini penghasilan kita dikenakan pajak PPh 21 apabila perusahaan tempat kita bekerja melaporkannya dan kita mendapatkan bukti potong maka kita wajib melaporkannya,sama seperti emas,karena sifatnya harta (aset) kita wajib melaporkan jumlah kekayaan kita.

Ketiga jenis biaya ini harus kita perhitungkan sebelum memutuskan untuk berinvestasi di emas. Minimal kita harus tahu dulu berapa total “biaya perolehan” dari emas tersebut
sebelum kita bisa mengetahui angka balik modal yang keuntungan yang didapat dari kenaikan harga emas.