Society

Ridwan Kamil Minta Warganya Jangan Ngantor

Ridwan Kamil Minta Warganya Jangan Ngantor

Ridwan Kamil Minta Warganya Jangan Ngantor

Ridwan Kamil Minta Warganya Jangan Ngantor – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) mengajak generasi muda mengembangkan sektor pertanian dengan pendekatan digital di wilayah pedesaan Jabar. Ia mengimbau para anak muda tak kembali ke Jakarta untuk bekerja di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Jangan ngantor di Jakarta lagi, ngantornya di Jawa Barat saja jauh dari penyakit, lahannya indah bisa produktif,” kata Emil.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warganya jangan bekerja dan beraktivitas di Jakarta. Ada alasan khusus Pria yang akrab disapa Kang Emil mengambil kebijakan tersebut.

Emil mengatakan agrikultur merupakan salah satu sektor paling menjanjikan pada era adaptasi kebiasaan baru saat pandemi virus corona masih berlangsung. Menurutnya, sektor pertanian menjadi bidang yang paling tahan diterpa pandemi Covid-19.

“Di saat sektor lain seperti jasa dan manufaktur pertumbuhannya turun hingga 4 persen, Covid-19 menggerogoti pertumbuhan pertanian hanya 0,9 persen saja atau kurang dari 1 persen,” ujarnya.

Menurut Emil, sektor pertanian yang dipadukan dengan teknologi melalui program desa digital dapat menjadi masa depan Jabar pascapandemi.
Ia percaya tinggal di desa tetap mendapat rezeki kota, dan bisnis mendunia. Daftar IDNPlay Poker 77 Online

“Itu slogan baru, karena desanya sudah desa digital, jadi tinggal di desa menjauhi penyakit, rezeki kota karena bisa online, dan mendunia karena sudah terkoneksi,” katanya.

Lebih lanjut, mantan wali kota Bandung itu menyebut para generasi muda bisa mulai mengembangkan komoditas Jabar yang tengah naik daun, seperti kopi, tembakau, teh dan karet. Menurut hasil penelitian, kata Emil, tanah Jabar merupakan salah satu tanah tersubur di dunia.

Jakarta Wilayah Rentan Penyebaran Corona

Emil mengklaim jika tinggal di desa seperti di Jawa Barat akan jauh dari penyakit. Ajakan ini juga sudah dikampanyekan olehnya

“Kita lagi kampanye udahlah jangan ngantor di Jakarta lagi, ngantornya di Jawa Barat saja jauh dari penyakit, lahannya indah bisa produktif,” katanya dalam acara MarkPlus Government Roundtable melalui virtual, Kamis.

Orang Bisa Bekerja dari Mana Saja Berkat Teknologi

Ridwan Kamil mengajak para milenial agar tidak takut tinggal di desa karena saat ini bisa tetap mendapatkan penghasilan seperti di kota. Sebab semuanya sudah terhubung dengan digital terlebih di Jawa Barat memiliki kekayaan teknologi, alam, pariwisata dan agriculture.

“Kita punya kampanye ke milenial agar semuanya jangan ke kota, sekarang tinggal di desa. Rezekinya rezeki kota, bisnisnya mendunia. Itu slogan baru karena desanya sudah desa digital jadi tinggal di desa menjauhi penyakit, kemudian rezeki kota karena bisa online dan mendunia karena bisa terkoneksi,” ucapnya.

Ia membeberkan kekayaan di Jawa Barat yang tidak kalah dengan pusat kota. Dia bilang semua industri hi-tech berkumpul di Jawa Barat.

“Di COVID-19 ini mengajarkan kita tetap produktif tapi menjauhi kerumunan dan keterpusatan yang selama ini keterpusatan ini jadi rezim ekonomi kita karena memusatkan ekonomi terlalu besar di satu titik dan pada saat diinterupsi kerasa bahwa itu konsep yang keliru,” ujar Ridwan Kamil.

Penambahan Kasus Corona di Jabar Rendah

Ridwan Kamil menjabarkan bahwa Jawa Barat merupakan provinsi yang kasus peningkatan Corona-nya paling rendah. Pasien yang sembuh juga semakin banyak terlihat dari ruang isolasi yang hanya terisi 27%.

“Laporan WHO dari 100% tes PCR yang terpapar positif, Jawa Barat paling rendah 6,6%. Ini sudah teruji beberapa minggu. Di provinsi lain dari 100% testing itu cukup tinggi tingkat keterpaparannya jadi secara risiko kita lebih rendah,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan detikcom, pada data Rabu (24/6/2020), ada sebanyak 1.113 kasus baru positif sehingga total ada 49.009 kasus. Kasus baru terbanyak diisi oleh Jawa Timur 183 kasus, DKI Jakarta 157 kasus, Jawa Tengah 76 kasus dan Sumatera Utara 55 kasus. Sedangkan Jawa Barat 41 kasus.

Pengertian Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial – Struktur sosial merupakan salah satu kunci pada ilmu sosial.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, struktur sosial merupakan salah satu konsep perumusan asas hubungan antar individu. Dalam kehidupan masyarakat yang merupakan pedoman bagi tingkah laku individu.

Struktur sosial dalam sosiologi pengaturan institusi yang khas dan stabil di mana manusia dalam suatu masyarakat berinteraksi dan hidup bersama.

Secara umum disepakat bahwa istilah struktur sosial mengacu pada keteraturan dalam kehidupan sosial, penerapannya tidak konsisten. IDN Poker Via Pulsa im3

Struktur sosial kadang-kadang didefinisikan hanya sebagai hubungan sosial yang terpola, aspek-aspek reguler dan berulang dari interaksi antara anggota sosial tertentu.

Pada tingkat dekskripsitif, konsepnya sangat abstrak. Hanya memiliki elemen tertentu dari kegiatan sosial yang sedang berlangsung. Semakin besar satuan sosial dipertimbangkan, semakin abstraks konsepnya.

Karena itu struktur sosial kelompok kecil umumnya lebih erat kaitannya dengan kegiatan sehari-hari anggotanya daripada struktuk sosial yang lebih besar.

Dalam buku sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat (2007), struktur berasal dari kata structum (bahasa latin) yang berati menyusun. Struktur sosial memiliki arti susunan masyarakat.

Ada beberapa definisi struktuk sosial menurut para ahli. Radclife Brown mengatakan struktur sosial adalah suatu rangkaian kompleks dari relasi-relasi sosial yang terwujud dalam suatu masyarakat.

Evans Pritchard, struktur sosial adalah relasi-relasi yang tetap dan menyatukan kelompok- kelompok sosial pada satuan yang lebih luas.

Beattie mengatakan struktur sosial adalah bagian-bagian atau unsur-unsur dalam masyarakat yang tersusun secara teratur guna membentuk suatu kesatuan yang sistematik.

Sementara menurut Raymond Firth, struktur sosial merupakan analytical tool atau alat analisis. Yang diwujudkan untuk membantu pemahaman tentang tingkah laku manusia dalam kehidupan sosial.

Klasifikasi struktur sosial

Struktur sosial dalam fenomena kehidupan manusia dapat diklasifikasikan beberapa jenis.

Beberapa klasifikasi struktur sosial:

Arti Struktur kaku dan luwes

Struktur luwes adalah struktur yang pola susunannya memungkinkan untuk diubah.

Arti Struktur formal dan informal

Struktur formal adalah struktur yang diakui pihak berwenang berdasarkan hukum yang berlaku.

Sementara struktur informal merupakan struktur yang nyata atau benar-benar ada dan berfungsi bagi masyarakat. Tapi tidak diakuia pihak berwenang dan tidak berketetapan hukum.

Struktur homogen dan heterogen

Struktur homogen adalah suatu struktur sosial yang unsur-unsurnya mempunyai pengaruh yang sama terhadap dunia luar.

Sedangkan struktur heterogen merupakan struktur yang unsur-unsurnya mempunyai kedudukan yang berbeda-beda.

Struktur mekanis dan statistik

Struktur mekanis adalah struktur yang menuntut persamaan posisi dari anggotany a agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Sedangkan struktur statistik adalah struktur yang dapat berfungsi dengan baik apabila persyaratan jumlah anggotanya terpenuhi.

Struktur atas dan bawah

Struktur atas pada umumnya diduduki oleh golongan orang yang memegang kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.

Sementara struktur bawah adalah tempat bagi golongan masyarakat bawah yang taraf kehidupannya relatif rendah.

Ciri-ciri struktur sosial

Berikut beberapa ciri-ciri struktur sosial:

Bersifat abstrak

Selalu berkembang dan dapat berubah

Meliputi seluruh kebudayaan dalam masyarakat

Ada dalam sebuah kelompok

Adanya aspek dinamis

Mencakup seluruh hubungan sosial antara individu pada saat tertentu

Terdapat dimensi vertikal dan horizontal.

Fungsi struktur sosial Berikut beberapa fungsi struktur sosial:

Sebagai pengawas sosial

Ciri atau karakteristik dari suatu kelompok masyarakat

Sebagai instrumen masyarakat yang berperan sebagai penyelenggara dalam penataan kehidupan secara menyeluruh

Sebagai pembelajaran bagi individu mengenai struktur yang ada dalam masyarakat, ketaatan, atau kebiasaan.

Ambil Hikmah Di Balik Corona

Ambil Hikmah Di Balik Corona

Ambil Hikmah Di Balik Corona

Ambil Hikmah Di Balik Corona – Ternyata di balik penyebaran virus Corona (Covid-19) yang membuat masyarakat harus banyak berdiam diri di rumah dan membatasi interaksi sosial secara langsung, terdapat juga hikmah positif.

Kini masyarakat Indonesia tanpa disadari tengah melakukan percepatan transformasi digital untuk memasuki digital society atau masyarakat digital 5.0. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate.

“Kita harus mengambil sisi lain dari pandemi Covid-19, yakni percepatan transformasi digital, mendorong masyarakat memasuki Digital Society 5.0 seperti yang sudah dilakukan di Jepang. Sekarang kita tinggal memperkuat regulasi untuk memenuhi syarat memasuki era transformasi digital,” kata Jhonny.

Tugas pemerintah dan DPR, lanjut Jhonny, harus mempercepat proses legislasi payung hukum transformasi digital. Antara lain memprioritaskan penguatan UU Perlindungan Data Pribadi dan UU Kriminal Siber.

Lebih lanjut, Jhonny memaparkan sembari berjalan menuju Society Digital 5.0, pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah terpencil hingga tataran desa.

Menurut dia, masih terdapat desa yang menjadi blackspot karena belum mendapat fasilitas jaringan internet. Jhonny mengatakan saat ini Indonesia tengah menghadapi fase krusial selama berhadapan dengan wabah Covid-19. Setelah melakukan tahapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kini Indonesia pun mulai menapaki kehidupan New Normal.

Untuk itu, menurut dia, pemerintah sangat memperhatikan kepentingan masyarakat dari sisi medis dan nonmedis.

“Situasi normal dibutuhkan untuk menjaga produktivitas masyarakat. Namun, di saat yang sama kita juga harus aman dari penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Pemerintah, ucap Jhonny, dalam menentukan langkah krusial ini sangat memperhatikan indikator-indikator kesehatan masyarakat sesuai dengan standar WHO. Di dalam situasi normal baru ini, ia mengimbau agar masyarakat harus bisa menjaga kedisplinan untuk tetap menjalankan protokol Kesehatan karena untuk kita sendiri dan orang lain.

Ia juga berharap agar tokoh-tokoh masyarakat dan ulama membantu pemerintah untuk mendorong agar masyarakat tetap disiplin selama masa normal baru. Sementara ilmuwan dan peneliti kesehatan juga didorong untuk terus bekerja keras supaya segera menemukan vaksin Covid-19.

“Keberhasilan kita untuk memangkas Covid-19 sangat ditentukan oleh keikutsertaan masyarakat secara disiplin. Di sini peran komunikasi pemerintah penting untuk memutus mata rantai Covid-19, bersama tokoh masyarakat, tokoh agama.

Peneliti-peneliti juga kami dorong untuk menggunakan keahliannya untuk menghasilkan vaksin Covid-19. Dan paling penting adalah media, dalam rangkan transmisi informasi, agar masyarakat tahu, paham dan menyetujui dan melaksanakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah secara disiplin,” ujar Jhonny.

Keterlibatan TNI dan Polri

Webinar ini juga menghadirkan perwakilan parlemen sebagai narasumber. Ketua Komisi I DPR RI Meutia Hafiz menerangkan pentingnya keterlibatan TNI dalam kepentingan masa normal baru. Sesuai dengan salah satu tugas pokok TNI yaitu membantu pemerintah dalam penegakan protokol kesehatan di masa pandemi. Aparat TNI akan dilibatkan dalam masa normal baru untuk membantu masyarakat beradaptasi.

“Jangan kaget nanti kalau banyak aparat TNI ditemukan di lapangan. Bukan untuk menakut-nakuti warga, tapi membantu pemerintah dalam hal mendisplinkan masyarakat. Yang tidak pakai masker akan ditegur, yang berkerumun akan dibubarkan oleh TNI”, ujar Meutia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Adies Karding juga menjelaskan peran Polri dalam menegakkan keadilan dan menegakkan peraturan mengenai protokol masa normal baru. “Selama vaksin belum ditemukan, kita akan menjalani masa normal baru. Tugasnya kepolisian untuk mengatur dan harus memastikan aturan yang dibuat pemerintah berjalan maksimal,” ujarnya.