Society

Curhatan Pekerja Hiburan Malam Yang Lima Bulan Tak Bekerja

Curhatan Pekerja Hiburan Malam Yang Lima Bulan Tak Bekerja

Curhatan Pekerja Hiburan Malam Yang Lima Bulan Tak Bekerja

Curhatan Pekerja Hiburan Malam Yang Lima Bulan Tak Bekerja – Tempat hiburan malam memang belum beroperasi hingga saat ini sebagai efek kebijakan pengetatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Para pekerjanya pun mengeluh kesulitannya selama tak bekerja.

Mereka mengaku harus putar otak memikirkan bagaimana agar kehidupan mereka bisa berjalan. Salah satunya perempuan yang mengaku bernama Ami, seorang pelayan di sebuah kafe di Jakarta.

Ami mengaku sudah melakukan segala cara agar dapat membantu keluarganya. Bahkan tidak sedikit barang pribadi yang dia jual untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Lima bulan nggak kerja, udah apa pun saya lakukan kak, kan saya punya orang tua yang harus dikasih makan, adik saya,” kata Ami, di depan Balai Kota, Selasa.

“Sampai saya jual barang pribadi saya kak, bingung mau kerja apa lagi, saya nyambi jualan olshop juga,” lanjut Ami.

Sama halnya dengan Ica, dia mengaku tidak mendapatkan pemasukan sama sekali dalam lima bulan terakhir. Apalagi, dia harus hidup untuk memenuhi kebutuhan anak dan suaminya. disisi lain keluarga kita juga butuh makan.

“Saya nggak ada pemasukan sama sekali, apalagi saya punya anak dua, suami saya kan nggak kerja, saya yang bekerja selama ini. Ya sulit banget rasanya, bingung kita,” katanya.

Ica meminta Gubernur DKI Anies Baswedan melonggarkan kebijakan agar tempat hiburan juga dibuka lagi. Jadi mereka dapat kembali bekerja dan mencukupi kebutuhannya.

“Tolong Pak Anies, buka tempat usaha kita lagi, pikirin nasib kita. Kita juga perlu makan dan minum, Pak,” ujar Ica.

Cerita tak jauh berbeda disampaikan Anggun, yang bekerja sebagai perias LC, yang disebutnya sebagai ‘anak-anak’ di kafe Jakarta. Anggun merasa sulit menjalani kehidupannya karena tidak bekerja.

“Saya makeup aja sih, makeup anak anak, lima bulan ini nggak kerja sama sekali, bingung, Kak, harus bayar kontrakan, cicilan. Belum lagi anak,” jelasnya. simpanan juga lama-lama habis ini.

Anggun meminta Anies kembali membuka tempat hiburan malam. Dia mengaku iri terhadap sektor lain yang sudah dibuka. Kita siap mematuhi peraturan

“Kenapa yang lain udah dibuka, restoran udah dibuka tapi kita belum diizinkan Pak Anies, kita cuma minta buka tempat kita kembali,” ujar Anggun.

Mahasiswi Ini Tabrak Pemotor, 2 Tewas dan 1 Luka Parah

Mahasiswi Ini Tabrak Pemotor, 2 Tewas dan 1 Luka Parah

Mahasiswi Ini Tabrak Pemotor, 2 Tewas dan 1 Luka Parah

Mahasiswi Ini Tabrak Pemotor, 2 Tewas dan 1 Luka Parah – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jakarta. Kali ini yang menjadi korban tiga orang, dua di antaranya meninggal dunia dan satu luka parah. Kecelakaan bermula saat seorang mahasiswi bernama Anjani Rahma Pramesti (23) menggunakan mobil dan menabrak tiga orang di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur pada Rabu pukul 23.45 WIB.

Polisi menyebutkan mahasiswi pengendara mobil Honda HR-V penabrak tiga pengendara motor di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, belum bisa memberikan keterangan. Mahasiswi yang juga karyawati bernama Anjani Rahma Pramesti, 23, itu diduga masih syok.

“Sementara belum bisa diperiksa, yang bersangkutan masih syok,” ujar Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto, Kamis pagi.

Menurut Agus, mobil Honda HRV B 97 ARP itu dikendarai seorang mahasiswi bernama Anjani Rahma Pramesti (23) warga Jalan Otista III Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Agus mengatakan penyelidikan polisi sampai saat ini belum sampai pada kesimpulan penyebab dari kecelakaan tersebut. “Nanti kita mintai keterangan dulu, setelah dia agak tenang,” katanya.

Anjani saat ini masih berada di ruang pemeriksaan Satlantas Polres Jakarta Timur usai diserahkan warga karena terlibat kecelakaan dengan pengendara motor. Agus mengatakan penyelidikan polisi sampai saat ini belum sampai pada kesimpulan penyebab dari kecelakaan tersebut.

Kemungkinan pengaruh alkohol atau narkoba pada Anjani, kata Agus, akan dibuktikan melalui Daftar Sbobet88 tes nanti.

“Rencana mau diperiksa dulu (tes urine). Mumpung dia masih di sini,” katanya

Mobil Anjani dilaporkan menabrak dua orang hingga tewas dan satu lainnya luka parah saat melaju di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu  pukul 23.45 WIB.

Saat melaju dari arah utara ke selatan, mobil Anjani menabrak sepeda motor hingga pengendara dan penumpangnya tewas di tempat. warga langsung membawa anjani ke polsek untuk proses selanjutnya.

Selain itu, mobil Anjani juga menabrak satu orang lainnya yang sedang mendorong motor hingga menderita luka serius.

 

Banjir Bandang di Masamba Banyak memakan Korban

Banjir Bandang di Masamba Banyak memakan Korban

Banjir Bandang di Masamba Banyak memakan Korban

Banjir Bandang di Masamba Banyak memakan Korban – Kepala Kantor Basarnas Makassar Mustari menyampaikan, korban jiwa karena banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, telah mencapai 21 orang.

“Kemarin tim menemukan lima jenazah, sehingga jumlah korban meninggal dunia mencapai 21 orang,” ucap Mustari saat dikonfirmasi, Kamis

Selain itu, kata Mustari, petugas sedang melakukan pencarian terhadap 2 warga yang dinyatakan hilang.

“Pagi ini kami tim gabungan akan melakukan pencarian di Desa Radda dan Petambua serta di Kecamatan Baebunta,” paparnya.

Dia menambahkan, pencarian korban hilang dan meninggal akan berjalan lancar bisla cuaca bersahabat.

“Kendala yang dialami tim yaitu ketinggian lumpur masih 1 sampai 2 meter, data 2 orang yang dinyatakan hilang masih kita cari informasi keberadaannya,” terangnya.

Diinfokan sebelumnya, korban jiwa karena banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, bertambah tiga orang.

“Pagi ditemukan 2 korban, dan tim kembali menemukan 3 orang, sehingga jumlah korban meninggal dunia sekarang 19 orang,” tutur Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Rizal saat ditemui di lokasi, Rabu.

Dia menambahkan, tiga jenazah yang kembali ditemukan telah dievakuasi ke RSU Hikmah Masamba.

“Untuk jenazah kami serahkan kepada teman teman DVI Polri, sebab masih ada 3 jenazah yang belum diidentifikasi di RSU Hikmah. Untuk satu korban sudah dikebumikan,” tuturnya.

Selain itu, petugas masih melakukan pencarian kepada 23 orang dilaporkan hilang.

“Untuk korban yang sebelumnya terdata 56 orang setelah dikoordinasikan dengan BPBD didapatkan data untuk saat ini sebanyak 23 orang,” kata  Rizal.

Dari kedua titik tersebut, lalu dibagi masing–masing tiga tim. “Dalam pencarian ini kita terkendala dengan kedalaman lumpur yang mencapai 2 meter lebih, kendala kedua merupakan aliran sungai telah berpindah dari posisi sungai ke permukiman. sementara laporan warga ada warga yang tertimbun di rumah rumah warga,” jelas Rizal.

Selain itu, Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara Muslim Muchtar menyampaikan , terdapat 15.000 jiwa mengungsi akibat banjir bandang.

“Sesuai laporan warga yang melapor ke posko BPBD terdapat 23 warga hilang, ini data sementara. Korban yang mengungsi akibat banjir ini sebanyak 15.000 jiwa yang tersebar di beberapa titik posko. Rumah kerabat dan keluarga,” pungkas Muslim.

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga

Polsek Sukoharjo menangkap pelaku curanmor yang meresahkan warga – Makin maraknya kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di Pringsewu, terus diberantas jajaran aparat kepolisian. Kali ini Polsek Sukoharjo telah menangkap pelaku Curanmor Anas Bin Malik (22) warga Desa Mojokerto, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah.

Selain Anas, Polsek Sukoharjo yang di-back up Tekab 308 Polres Tanggamus juga memburu seorang rekannya bernama Anton Wahyudi (38) juga warga Padang Ratu. Tersangka masuk kategori  pencurian dengan pemberatan (Curat) spesalis sepeda motor di wilayah hukum Polsek Sukoharjo.

Pelaku tidak mengenal tempat, sebab laporan terakhir korbannya Mei Yudi (28) warga Pekon Sukoharjo 1 Kecamatan Sukoharjo, ia kehilangan motor saat melaksanakan sholat magrib di Al-Hidayah Pekon setempat.

Bahkan dalam penggerebekan di Lampung Tengah, petugas berhasil mengamankan 1 HP Vivo V7, 3 unit sepeda motor jenis Matic hasil Curanmor, 1 Kunci Leter T, beberapa bekas swit kontak motor, plat nomor dan spion yang diduga dari kendaraan yang dicuri, spion sepeda motor yang diduga dari kendaraan yang di curi serta 1 body sepeda motor jenis honda revo.

Polsek Sukoharjo bergerak cepat

Atas laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil Daftar Sbobet88 mengidentifikasi pelaku berada di Padang Ratu Lampung Tengah. Saat tim bergerak akhirnya berhasil menangkap Anas dan mengamankan handphone korban dan 3 unit sepeda motor.

Berdasarkan pengakuan Anas, petugas kembali begerak ke rumah Anton Wahyudi, sayangnya dia tidak berada di rumah, namun petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diduga hasil kejahatan.

“Tersangka Anas berhasil ditangkap saat berada di rumahnya, namun rekannya, Anton tidak ditemukan di rumahnya,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM.

Menurut Iptu Deddy Wahyudi, saat ini tersangka dan barang bukti tersebut diamankan di Polsek Sukoharjo guna proses penyidikan lebih lanjut, sementara terhadap rekannya masih dalam pengejaran.

Dalam pengakuannya dihadapan penyidik, Anas menerangkan ia bersama rekannya Anton mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor di wilkum Polsek Sukoharjo.

“Sudah beberapa kali, namun tempatnya saya kurang paham. Yang terakhir itu di halaman masjid, motor ada handphone nya,” ucap tersangka di Mapolsek setempat.

“Atas perbuatannya, tersangka Anas dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.

 

 

Kasus DBD Melonjak Tinggi, Masyarakat Di Harap Lebih Waspada

Kasus DBD Melonjak Tinggi, Masyarakat Di Harap Lebih Waspada

Kasus DBD Melonjak Tinggi, Masyarakat Di Harap Lebih Waspada

Kasus DBD Melonjak Tinggi, Masyarakat Di Harap Lebih Waspada – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sleman tahun ini mengalami lonjakan sejak pandemi Covid-19. Baru enam bulan saja jumlahnya sudah hampir menyaingi akumulasi kasus pada tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Sleman Dulzaini, seperti dilansir jumlah kasus DBD di Sleman mencapai 603 orang. Jumlah tersebut hanya berselisih sedikit dari 2019, yaitu 728 kasus, dengan 1 kasus meninggal dunia.

“Jumlah kasus DBD hingga hari ini 603 orang, dengan kasus meninggal 2 orang. Paling banyak kasus masih di Kecamatan Prambanan,” ujar Dulzaini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Joko Hastaryo sendiri mengakui tingginya kasus DBD di Sleman sejak ada pandemi corona. Menurutnya, kegiatan penyuluhan pencegahan DBD, seperti pemberantasan sarang nyamuk, menjadi terkendala selama pandemi Covid-19.

“Memang karena pandemi ini kegiatan penyuluhan pemberantasan sarang nyamuk terhambat. Petugas kami agak sulit melakukan sosialisasi di lapangan saat pandemi,” terang Joko.

Namun, ia juga menyebutkan, jika biasanya Sleman merupakan kabupaten dengan kasus DBD yang tergolong tinggi di DIY, maka tahun ini predikat tersebut bergeser ke Kabupaten Gunung kidul. Ia menduga, banyaknya kasus di Prambanan juga dipengaruhi letak geografis kecamatan tersebut, yang bersebelahan dengan Kabupaten Gunungkidul.

Joko pun mendorong upaya pencegahan DBD dengan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik serta pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas plus mencegah gigitan nyamuk dengan penggunaan cairan anti-nyamuk oles atau spray.

Jentik nyamuk, kata dia, juga bisa ditumpas dengan menempatkan larvasida di genangan air, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan meningkatkan surveilans melalui kegiatan pemantauan jentik berkala.

Kepala Dinas Kabupaten Sleman Dulzaini, Meminta masyarakat memanfaatkan waktu di rumah untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk. Caranya dengan membersihkan lingkungan sekitar, genangan air, dan memberantas sarang nyamuk. “Masyarakat pun bisa diminta mengontak puskesmas terdekat untuk pemberantasan sarang nyamuk. Jangan lupa selain corona, ada yang bisa lebih berbahaya yakni penyakit DBD. Jadi mari kita sama-sama waspada,” ujar dia.

Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil Panen

Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil Panen

Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil Panen

Tradisi Apitan Di Boyolali budayajawa id - Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil Panen

Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil PanenSebagai negara yang berangkat dengan tradisi agraria yang kuat, ada banyak acara budaya di Indonesia yang membahas dengan ritual menanam dan memanen.

Masa awal tanam punya festival dan perayaannya sendiri untuk berharap agar musim tanam kali ini membawa hasil yang baik. Setelah panen pun, ada perayaan berbeda. Kali ini sebagai ucapan rasa syukur atas berkah dan kemurahan hati dari Sang Penguasa atas hasil tanah yang melimpah. 

Di Indonesia, ritual adat bersyukur ini pun terasimilasi dalam agama resmi. Contohnya seperti Register 918Kiss tradisi Nyadran Ngimbrang di Temanggung, Jawa Tengah. Dalam tradisi makan bersama sebagai wujud mengucap syukur, ada pembacaan dan pengiriman doa yang membawa kyai.

Selanjutnya, ada gunungan kecil berisi buah dan sayuran yang kemudian akan diperebutkan oleh warga untuk mendapatkan berkah di tahun-tahun ke depan. ANTARA melaporkan bahwa tradisi tersebut menyatakan kerukunan warga desa ini sudah berlaku sejak puluhan tahun lalu. 

Bukan hanya di agama Islam, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) punya tradisi unduh-unduh. Tradisi asal Jombang, Jawa Timur malah sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Inti tradisinya pun kurang lebih sama, wujud penyampaian rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang mereka dapatkan. Hasil bumi kemudian dilelang untuk kebutuhan gereja dan kegiatan sosial.  

Hari Raya Unduh Unduh 170515 SA 1 small - Tradisi Masyarakat Tentang Syukuran Hasil Panen

Tradisi yang telah berlangsung sejak lama, merupakan perayaan rasa syukur dari hasil bumi kepada Tuhan, dan hasil bumi kemudian dilelang untuk kebutuhan gereja dan kegiatan sosial.

Tradisi mengirim doa dan makan bersama yang telah dilakukan atas temurun sejak puluhan tahun lalu yang disampaikan rasa syukur kepada Tuhan YME sekaligus sebagai wujud kerukunan masyarakat pedesaan.

Jika di Nyadran Ngimbrang ada gunungan kecil, di Unduh-unduh malah dimeriahkan oleh kendaraan raksasa dari jerami yang disponsori warga lokal. Apakah Anda tahu tradisi Terkait di daerah Anda?

Polisi Amankan Pegawai Starbucks

Polisi Amankan Pegawai Starbucks

Polisi Amankan Pegawai Starbucks

Polisi Amankan Pegawai Starbucks – Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pegawai Starbucks  yang diduga mengintip payudara pelanggan lewat rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

Polres Metro Jakarta Utara bergerak cepat menyelidiki kasus eks pegawai Starbucks yang mengintip pelanggan via CCTV. Saat ini dua orang pelaku telah ditangkap polisi.

“Iya ini kita sudah amankan dua orang yang diduga ya, merekam dan kemudian meng-zoom-nya ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan dua pegawai Starbucks itu ditangkap Kamis malam.

“Iya ini kami sudah amankan dua orang yang diduga ya merekam dan kemudian meng-zoom-nya ya,” kata Wirdhanti saat dikonfirmasi, Jumat.

Wirdhanto belum membeberkan identitas dua pegawai Starbucks yang ditangkap tersebut. Mereka berdua langsung menjalani pemeriksaan guna mengungkap motif dalam peristiwa tersebut.

“Saat ini kami mesti dalami dulu niat dan motifnya apa,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam video berdurasi 13 detik yang beredar di media sosial terekam aksi pegawai Starbucks diduga mengintip payudara pelanggan lewat sorotan rekaman CCTV.

Kedua pelaku berinisial K dan D. Keduanya diamankan pada Kamis (2/7) makam.

“Sekarang masih kami mintai keterangan,” imbuhnya.

Saat ini keduanya masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara. Polisi masih mendalami motif kedua pelaku tersebut.

Sebelumnya Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi pelaku. Ia menyebut pelaku ada dua orang.

Dari hasil penelusuran Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat, diketahui peristiwa itu terjadi di gerai Starbucks yang ada di Sunter Mall, Jakarta Utara (Jakut).

Terkait peristiwa itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bagi pelaku maupun penyebar video tersebut akan ditindak dengan Undang-Undang ITE.

“Bagi pelaku yang merekam dan menyebarkan tentu ini telah melanggar, akan kita kenakan juga pasal UU ITE,” kata Yusri, Kamis.

Starbucks sendiri sudah angkat suara terkait hal ini. Mereka meminta maaf dan menyatakan sudah memberhentikan pelaku dari pekerjaanya.

Pelaku terlacak setelah sebelumnya Polsek Tanah Abang meminta keterangan dari kantor pusat Starbucks terkait kejadian tersebut. Dari hasil pengecekan ini pula, polisi mendapatkan informasi bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu, 1 Juli 2020. Polisi juga telah mendapatkan identitas salah satu pelaku.

Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffee Indonesia Andrea Siahaan mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut. PT Sari Coffee Indonesia memastikan kasus ini tidak akan terulang. Andreas juga menegaskan karyawan tersebut telah dipecat.

“Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia,” tegas Andrea.

Video yang viral itu merupakan unggahan Instagram Story seorang pria. Bersama rekannya, dia memantau kamera CCTV di Starbucks dan meminta kamera di-zoom menyorot bagian payudara seorang pelanggan perempuan. Di video itu, terdengar pula mereka tertawa.

Video tersebut telah menimbulkan reaksi netizen. Netizen, terutama kaum perempuan merasa khawatir dan juga geram dengan perilaku pelaku.

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Di Jambi, Polisi Tangkap 59 Pelaku

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Di Jambi, Polisi Tangkap 59 Pelaku

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Di Jambi, Polisi Tangkap 59 Pelaku

89IMG 20190720 WA0015 - Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Di Jambi, Polisi Tangkap 59 Pelaku

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI Di Jambi, Polisi Tangkap 59 Pelaku – Polda Jambi memberikan penjelasan terkait awal mula kasus penganiayaan terhadap tim Satgas Karhutla oleh kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB). Pengeroyokan anggota TNI dan Polri itu diduga terkait penguasaan lahan oleh kelompok SMB.

Dirkrimum Polda Jambi Kombes Edi Faryadi mengatakan jumlah tersangka kasus perusakan PT WKS dan penganiayaan anggota TNI-Polri ini terus bertambah. Jumlah Daftar Sbobet88 tersangka kini mencapai 59 orang.

Edi menjelaskan, semua tersangka pengeroyokan anggota Satgas Karhutla ini ditahan di Polda Jambi. Mereka ini merupakan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) di bawah pimpinan Muslim.

Menurut Edi, pengeroyokan ini anggota Satgas Karhuta terdiri atas TNI dan Polri terkait soal penguasaan lahan ilegal oleh kelompok SMB. Pentolannya adalah Muslim, warga asal Lampung.

“Jadi mereka menguasai lahan konsesi HTI PT WKS. Status lahan milik negara ini dikuasai kelompok SMB,” kata mantan Wadir Reskrimsus Polda Riau itu.

Masih menurut Edi, penguasaan lahan negara yang dikelola perusahaan ini awalnya dikelola Muslim cs. Muslim inilah yang lantas menjual lahan negara kepada warga lainnya.

“Ada warga Palembang, Medan, Padang, dan Lampung. Jadi Muslim inilah yang menjuali lahan tersebut. Mereka menebangi pohon di wilayah konsesi perusahaan secara ilegal,” kata Edi.

“Saat Satgas Karhutla bertugas dan mendekati lahan yang dikuasai, mereka marah. Mereka merasa terusik atas kedatangan tim ke lokasi,” kata Edi.

Muslim cs tidak senang dengan kedatangan Satgas Karhutla. Awalnya mereka hanya akan mengusir agar tim menjauh dari lahan yang mereka kuasai secara ilegal.

“Tapi rupanya mereka beringas melakukan penganiayaan terhadap anggota TNI dan Polri. Tak hanya itu, mereka juga mengusir para karyawan PT WKS yang berada di komplek perumahan perusahaan,” kata Edi.

“Lantas seenaknya saja Muslim menunjuk lahan yang dijualnya tadi yang merupakan kawasan konsesi perusahaan. Lahan ini statusnya milik negara,” kata Edi.

Dalam kasus penganiayaan ini, Polda Jambi telah mengamankan barang bukti 5 pucuk senjata apa rakitan. Ada lagi 50 senjata tajam yang disita dari para tersangka.

“Kita masih mengembangkan kasus ini,” tutup Edi.

Masyarakat Keluhkan Biaya Test Corona, KPPU Selidiki Rumah Sakit

Masyarakat Keluhkan Biaya Test Corona, KPPU Selidiki Rumah Sakit

Masyarakat Keluhkan Biaya Test Corona, KPPU Selidiki Rumah Sakit

image 600x460 5e7244507b2af - Masyarakat Keluhkan Biaya Test Corona, KPPU Selidiki Rumah Sakit

Masyarakat Keluhkan Biaya Test Corona, KPPU Selidiki Rumah Sakit – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan untuk mendukung perkara melawan Layanan tes cepat untuk diagnosis Covid-19 oleh rumah sakit.

Hal ini menyebabkan harga layanan ditawarkan menjadi sangat tinggi. Temuan Sementara KPPU terkait harga paket yang ditawarkan rumah sakit bervariasi dari kisaran Rp500 ribu hingga Rp5,7 juta untuk satu kali pengujian. Hal ini memerlukan dukungan masyarakat untuk membeli layanan tes cepat.

“Kami mendapat banyak informasi tentang beberapa rumah sakit yang menawarkan layanan tes cepat yang datang dengan menawarkan satu paket layanan kesehatan lainnya saat seseorang ingin melakukan screening awal Covid-19. Ini cukup bermanfaat bagi masyarakat yang hanya ingin melakukan tes cepat atau melakukan pengecekan atas virus tersebut, “kata Anggota KPPU Guntur S. Saragih.

Penelitian Perjanjian tersebut dimulai sejak Senin oleh Direktorat Investigasi Sekretariat KPPU. Penelitian menentukan ini menjadi prioritas di KPPU untuk memperoleh hasil dalam waktu dekat. Jika hasil penelitian ini membuktikan adanya bukti yang disetujui, tahap selanjutnya yang akan dilakukan adalah proses pemeriksaan.

“KPPU akan memprioritaskan penelitian ini untuk bisa mendukung dalam waktu dekat. Saat ini kami masih terus mengumpulkan data pada periode Jabodetabek juga beberapa daerah di bawah pengawasan Kantor Wilayah KPPU. Jika ada minimal satu alat bukti, kami akan lanjutkan ke pembahasan, ”ujar Direktur Investigasi KPPU Gopprera Panggabean.

Penelitian Pengajuan ini disetujui pada pendalaman apakah ada paket layanan tambahan untuk memperoleh layanan pengujian cepat merupakan produk tambahan yang wajib ( produk pelengkap ) atau tidak. KPPU juga akan memperbaiki paket layanan tersebut yang diperlukan untuk hasil diagnosis Covid-19, tanpa menghiraukan apa pun hasil tes cepat tersebut.

Jika produk tambahan ini bukan komplementer, hal ini menggantikan norma pasal 15 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1999, lanjut Gopprera. KPPU berharap setiap pihak tidak melakukan penolakan terhadap UU No. 5/1999, khusus dalam masalah nasional wabah Covid-19 ini.

Dalam kondisi seperti saat ini, sangat dibutuhkan pengujian melalui tes cepat guna mendukung Indonesia dalam melawan dan mengganti penyebaran virus tersebut. Untuk itu, KPPU mendorong masyarakat agar melaporkan jika ada dugaan membatalkan UU No. 5/1999. (PRO1)

Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Pemerintah Dinilai Cari Untung

Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Pemerintah Dinilai Cari Untung

Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Pemerintah Dinilai Cari Untung

bpjs kesehatan - Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Pemerintah Dinilai Cari Untung

Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, Pemerintah Dinilai Cari Untung – Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengkritik kebijakan Presiden Jokowi yang kembali menaikan iuran BPJS kesehatan.

Menurut Trubus, kenaikan ini diduga karena pemerintah tengah kehabisan uang lantaran fokus untuk penanganan corona di tanah air.

Trubus melanjutkan, bisa saja kenaikan iruan ini sebagai upaya juga menutupi kekurangan mengingat pengeluaran pemerintah yang besar terutama untuk bansos.

“Jangan jangan ini sebagai upaya untuk menutupi kekurangan uang ini. BPJS naik kelihatan nyari pundi pundi. Ini ada indikasi pemerintah kesulitan uang. Apalagi nayoritas pekerja tak kerja lagi dan jadi peserta mandiri. Ini bisa memberatkan,” tambah Trubus.

“Karena pengeluaran yang ada sekarang sangat besar sekali. Apalagi keuntungan BPJS memang kerap tak transparan sehingga sulit diprediksi keuntungannya” jelas Trubus.

Trubus menyarankan lebih baik eksekusinya ditunda saja. Selain itu, kenaikan ini juga menimbulkan potensi gugatan sehingga melelahkan.

“Lebih baik untuk 2021. Golongan 1 dan 2 dilakukan setelah COVID-19 selesai. Masyarakat bisa gugat dan MA mutusin lagi. Jadi repot,” tutup Trubus.

Presiden Joko Widodo kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Kenaikan ini tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Berikut rinciannya:

Iuran peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, dari saat ini Rp 80.000.

Iuran peserta mandiri kelas II meningkat menjadi Rp 100.000, dari saat ini sebesar Rp 51.000.

Sejumlah pasien menolak rencana pemerintah menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Belum optimalnya pelayanan rumah sakit terhadap peserta BPJS menjadi alasan utama mereka menolak kenaikan iuran. Meski mereka merasa terbantu dengan layanan BPJS Kesehatan, kenaikan iuran yang rencananya sampai 100 persen lebih tetap dirasa terlalu berat.

Salah satu peserta BPJS yang sedang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Sujoko (50 tahun), menilai, kenaikan iuran terlalu besar. Semestinya, kata dia, iuran tidak langsung naik 100 persen.

“Setidaknya (naik) 50 persen dulu. Kalau pelayanannya (rumah sakit penerima pasien BPJS Kesehatan) lebih baik, baru dinaikkan lagi,” kata Joko saat di RSUD dr Soetomo

Menurut dia, pemerintah semestinya mempertimbangkan kemampuan membayar masyarakat. Dengan begitu, peserta yang menunggak iuran tidak semakin banyak dan tidak ada yang keluar dari kepesertaan BPJS Kesehatan.

Syahril berharap pemerintah mengkaji ulang rencana kenaikan iuran. Setidaknya, kata Syahril, rentang kenaikan tak sampai 100 persen. Sebab, sampai saat ini pelayanan rumah sakit terhadap peserta BPJS Kesehatan belum optimal.

“Kalau naik, ya berarti pelayanannya juga harus benar-benar baik. Jangan sampai ada rumah sakit yang pura-pura ruangan penuh atau menelantarkan pasien BPJS Kesehatan. Masalah ini masih ada sampai sekarang,” kata Syahril lagi.