Saham

E-Sports Berjaya di Masa Pandemi

E-Sports Berjaya di Masa Pandemi

E-Sports Berjaya di Masa Pandemi

E-Sports Berjaya di Masa Pandemi – Pandemi Covid-19 membuat pendapatan industri olahraga global diproyeksikan terpangkas hingga 50 persen atau menjadi USD 73,3 miliar di tahun ini. Padahal traget pra-pandemi di industri ini mencapai USD 135,3 miliar.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. “Industri olahraga global sangat terdampak. Olahraga sebagai penyumbang kegiatan ekonomi hampir mencapai USD 140 miliar mengalami penurunan,” kata dia.

Airlangga menjelaskan terpangkasnya penerimaan industri olahraga global disebabkan oleh penundaan sejumlah pertandingan dari berbagai cabang olahraga lumbung uang. Diantaranya liga-liga sepakbola dunia yang digeser pelaksanaannya ke tahun 2021.

Namun, apabila terpaksa digelar pada tahun ini. Sejumlah negara mewajibkan penyelenggaraa pertandingan tanpa penonton yang artinya klub elite dunia bakal kehilangan penerimaan dari keuntungan penjualan tiket.

Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) ini juga menyebut turunnya pendapatan industri olahraga juga dipengaruhi oleh penundaan pelaksanaan Olimpiade 2020 di Jepang.

Imbasnya industri tersebut mengalami kerugian hingga USD 13,4 miliar akibat biaya yang telah di keluarkan panitia untuk perbaikan prasarana dan sarana penunjang.

David Beckham jadi selebriti olahraga terbaru yang tertarik memgucurkan investasinya di ranah eSport. Mantan pesepak bola asal Inggris ini bergabung menjadi Co-Owner startup eSport bernama Guild ESports.

Beckham mengucurkan 25 juta Euro (sekitar Rp 400 miliar) untuk perusahaan ini. Berbasis di London, Inggris, Guild Esports diluncurkan dengan fokus utama pada Rocket League, FIFA dan Fortnite. Guild Esports akan beroperasi dengan model akademi tradisional.

Para pemain yang paling berbakat akan dilatih oleh para pakar di industri ini hingga ke tingkat profesional, dan perekrutan bakat-bakat baru akan terus dilakukan.

Meski baru kali ini kecemplung di bidang eSport, David Beckham tercatat sudah punya banyak pengalaman dalam pengembangan bisnis olahraga. Yang terbaru adalah keterlibatannya dalam kepemilikan bersama Inter Miami CF di MLS.

Dikutip dari Engadget, nantinya sebagian besar operasional sehari-hari Guild Esports nantinya akan diserahkan pada Carleton Curtis yang sebelumnya menjadi Vice President Activision. Curtis berpengalaman mendirikan liga untuk Overwatch dan Call of Duty.

David Beckham adalah superstar global, jadi keterlibatannya di Guild Esports diprediksi akan menarik perhatian banyak orang. Beckham bukan satu-satunya selebriti olahraga yang melirik dunia esport.

Sebelumnya ada mantan pemain Chelsea Ruud Gullit yang memimpin Team Gullit, ada Gareth Bale yang Ellevens Esports dan Ronaldinho Gaúcho yang meluncurkan R10 Esports. Tak ketinggalan, ada juga M10 Esports milik Mesut Özil.

Meski begitu, cabang olahraga e-sports justru mencatatkan torehan positif selama pandemi global ini berlangsung. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya penggunaan akses internet di sejumlah negara.

“Tapi kan e-sports ini belum se-familiar olahraga lainnya. Dan harus diakses melalui gadget untuk melakukannya,” tukasnya.

Esports sepertinya jadi pelabuhan berikutnya yang menarik bagi mantan pesepak bola, dan dinilai menguntungkan seperti David Beckham. Pasar eSport global saat ini bernilai sekitar USD 1,1 miliar, dan diperkirakan akan tumbuh sebesar 42% menjadi USD 1,56 miliar pada 2023.

Bisnis Menguntungkan Tanpa Modal

Bisnis Menguntungkan Tanpa Modal

Bisnis Online Menguntungkan Tanpa Modal

Bisnis Menguntungkan Tanpa Modal – Pertama, kita tak mengeluarkan uang. Karena kita akan mengambil pesanan ketika sudah ada yang pesan sama kita. Menunggu pesanan Download Sv388 Android dari konsumen barulah kita mengambil produknya di kantor.

Kedua, kita disedikan katalog dan foto produk. Nah, dengan cara ini kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli produk sebagai contoh. Karena sudah disediakan katalog oleh perusahaan tersebut.

Ketiga, adanya jenjang karir yang ditawarkan oleh perusahaan. Perusahaan kecantikan Oriflame juga memberikan kesempatan jenjang karir kepada semua tim atau kru yang ada. Sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan perusahaan tersebut yah.

Keempat, banyak dapat bonus. Biasanya kita akan mendapatkan bonus jika melebihi target pencapaian penjualan kita. Seperti dapat tas, dan bonus lainnya.

Kelima, kamu juga berpeluang untuk liburan ke luar negeri. Beberapa orang yang sudah join dengan dapat mencapai target maka dia berkesempatan untuk liburan ke luar negeri maupun liburan di dalam negeri.

Era digital telah membuat perbedaan untuk kita, dalam masyarakat perubahan ini terlihat. Salah satunya dari cara kita bekerja dan menghasilkan uang di dunia digital.

Kita bisa jualan online dengan hanya bermodalkan smartphone. Terus…ada pertanyaan bagaimana modal awal untuk memulainya.

Ada beberapa perusahaan besar, seperti perusahaan kecantikan, yang kita tidak perlu mengeluarkan modal untuk memulai berbisnis online.

Apa Itu Bisnis Online ?

Bisnis online adalah kegiatan jual beli yang dilakukan di dunia maya dengan bantuan jaringan. Dilansir dari Rongrangreng.net, Bisnis online adalah kegiatan bisnis yang dilakukan di dunia maya dengan bantuan internet.

Nah, dengan menjangkau pasar yang luas, Oriflame sangat tahu betul bagaimana perusahaan ini memberikan kemudahan bagi para tim atau kru yang bekerja.

Berikut ini enam hal yang membuat kita berbisnis online tanpa modal, menguntungkan, dan adanya jenjang karir yang jelas, di Oriflame.

Keenam, kamu bisa mengerjakannya dimana saja dan mudah untuk menerapkannya. Cara kerjanya pun gampang banget, karena kita sehari-hari menggunakan smartphone, sehingga sangat dengan mudah kita dapat mengikuti bisnis online yang menjanjikan dari Oriflame.

Gimana guys ? Kamu anak sekolah, pelajar, anak kuliahan, mahasiswa, ibu rumah tangga, karyawan swasta, semua umur, semua orang bisa bergabung dengan mudah di tim atau kru dalam Oriflame.